Sunday, March 15, 2009

Adaptasi Anak di Lingkungan Baru

No comments :
Ada kasus bahwa seorang anak malas sekolah hingga akhirnya tidak mau lagi sekolah. Masalahnya karena anak ini merasa sedih akan berpisah dengan teman-teman sekolahnya. Baik orang tua maupun gurunya sudah berusaha untuk membujuk, tapi tak berhasil. Hari-hari dilewati dengan uring-uringan hingga sampai ia pindah.
Ketika mendengar kabar bahwa suami akan pindah tugas ke kota lain, saya bingung juga. Berbagai masalah menyerbu tanpa bisa saya bendung. Ruwet dan tak terkendali. Perlahan-lahan saya dan suami menenangkan diri dan menyelesaikan masalah berdasarkan tingkat urgensinya.

Saya tidak bisa menghindari lingkungan baru. Karena suami sering berpindah tugas, kami harus bisa cepat menyesuaikan diri. Cepat mendapatkan teman, cepat bergaul dan meluangkan waktu untuk bermain bersama anak-anak. Itu penting sekali.

Pada diri anak-anak, kehilangan teman mungkin bisa jadi sesuatu yang sangat menyedihkan. Seorang guru TK anak saya menyarankan untuk menjalin komunikasi dengan guru-guru di sekolahnya. Kalau perlu seorang ibu perlu berkenalan dengan ibu-ibu wali murid. Barangkali rumahnya dekat sehingga anak bisa bermain bersama. Karena ketika kita berada di lingkungan baru tidak otomatis mendapatkan teman. Bisa jadi kita tinggal di perumahan yang baru, yang tetangganya sedikit. Atau tidak ada anak kecilnya. Saya pernah mengalami banyak kejadian seperti ini. Jika di lingkungan kita tidak ada teman bermain untuk si kecil, saya ajak bermain keluar kompleks. Bermain dengan anak-anak kampung sama asyiknya. Bahkan bisa lebih natural! Karena bisa bermain di tanah, bukan diatas paving. Atau bisa juga mengundang teman-teman sekolahnya untuk berkunjung ke rumah kita. Apapun usahanya, kita harus tetap yakin bahwa si kecil akan baik-baik saja dimanapun berada.
Semoga.

No comments :

Post a Comment

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!