Sunday, March 15, 2009

Berterima Kasih Pada Pembantu

No comments :
Di mata saya, seorang pembantu sangat luar biasa berharga. Tenaganya sangat membantu saya meringankan pekerjaan rumah tangga. Bisa dikatakan bahwa pekerjaan rumah tangga itu tak akan ada habisnya. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, ditambah dengan ulah anak-anak yang kata pakar parenting, sangat kreatif.

Saya jadi ingat masa kecil dulu. Saya sering mengganggu mbak-mbak pembantu di rumah, sering pula memarahi mereka tanpa alasan yang jelas. Pokoknya saya benar-benar menyebalkan buat mereka. Sementara mereka tetap saja bermain dan mengajak jalan-jalan saya. Mungkin karena tugas mereka juga sih.

Setelah menikah dan memiliki anak-anak, terasa sekali capeknya mengurus rumah dan keluarga. Kalau ada pembantu, urusan rumah menjadi tanggung jawabnya. Sebagai seorang ibu dan istri, saya jadi lebih fokus mengurus suami dan anak-anak. Saya juga masih bisa pergi-pergi dengan santai.

Sebagai orang tua disarankan untuk tidak memberikan larangan pada anak selama itu bermanfaat untuk perkembangannya. Contoh ringannya adalah bermain pasir, tanah dan air. Selama ada pembantu saya tidak melarang anak-anak bermain kotor. Tetapi setelah tidak ada pembantu, terasa sekali beratnya mencuci baju-baju yang sangat kotor. Lalu saya membatasi jadwal berkotor-kotor ria. Belum lagi barang-barang mereka yang berserakan di mana-mana dan malas mengembalikan.

Terasa sekali beratnya melakukan semua pekerjaan rumah. Tapi karena saya tidak sanggup, maka seringkali saya mengurangi pekerjaan. Saya seringkali menumpuk baju kering hingga menyerupai gunung kecil sebelum menyeterikanya. Itupun saya meminta bantuan dua anak kecil saya. Lalu membeli makanan di luar, sepertinya bukan hal yang aneh. Padahal, makanan di rumah dijamin lebih bergizi dan hieginis, karena kita memasaknya sendiri. Belum lagi kalau saya sakit atau anak-anak yang sakit. Rasanya saya perlu cadangan tenaga deh!

Lalu saya berandai-andai. Seandainya saja para pembantu mendapatkan gaji dan perlakuan yang layak, pasti banyak orang yang senang dengan pekerjaan ini…



No comments :

Post a Comment

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!