Tuesday, June 15, 2010

Siapakah Idola Anak-Anak?

No comments :
Si Irfan mengidolakan robot. Lho kenapa harus robot? Aduuh gawat nih. Robot lebih digandrungi, lebih menarik hati dan lebih keren daripada kami, orang tuanya sendiri.. Mungkinkah seperti itu.

“Kenapa robot sayang?” tanya saya penasaran.


“Karena robot itu kuat, hebat, bisa mengalahkan musuhnya, bisa jadi apa-apa,” jawab Irfan.

“Tapi robot kan bisa rusak kalau mesinnya rusak. Robot kalah. Tidak bisa apa-apa,” sahut saya.

“Ya, nggak bisa. Robot nggak bisa dikalahkan.”

“Kalau listriknya padam, gimana, pasti nggak bisa bergerak. Atau kalau ada gempa bumi atau tsunami. Robot kalah.”

“Ya, nggak bisa! Kalau ada gempa bumi, robot lari. Cari tempat aman,” bantahnya.

"Robot tetap kalah. Lha wong gempa gumi terjadinya cepat," bantah saya.

"Ya, robot lari yang kuencangg..." katanya.

Begitulah, si Irfan dengan idolanya sendiri, dan tidak mau dikalahkan alasannya. Ini pasti gara-gara film Transformer, robot yang bisa berubah bentuk dan bisa mengalahkan musuhnya. Juga, adanya mainan robot yang bisa berubah bentuk, sangat mempengaruhi imajinasinya.

Televisi sangat berperan dalam membentuk imajinasi anak-anak. Di sinilah saya dituntut untuk bisa memberikan informasi yang berimbang sesuai dengan usia anak. Meski saya membatasi menonton teve, tetap saja apa yang anak-anak lihat belum bisa dicerna dengan baik. Belum bisa membedakan mana yang khayal dan mana yang nyata. Apalagi membedakan mana yang benar dan salah. Meski saya sering mendampingi dan selalu memberikan penjelasan namun kadang saya mesti memberikan ruang sejenak untuk menikmati imajinasi. Meski tak masuk akal dan menggelikan. Di lain waktu saya akan menunjukkan siapa sih sebenarnya yang paling hebat.

No comments :

Post a Comment

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!