Wednesday, July 13, 2011

Sisa Rokok

No comments :

Pagi itu saya mengantar anak-anak ke sekolah. Hari pertama masuk SD buat Irfan. Hari pertama masuk kelas 5 buat Ihsan. Tak terasa anak-anak sudah besar. Sejak masuk SD ini Irfan tidak mau lagi dikatakan anak kecil, meski tingkah lakunya juga tetap sama.

Naik becak Pak Abu ke sekolah, ugh..asyiknya. Kami berempat tentunya. Bukankah kemana-mana sering mengajak si kecil. Jadinya seperti ditumpuk-tumpuk diatas bangku becak. Keadaan seperti ini jadi makin seru. Si Irfan dipangku kakaknya. Sedangkan saya menggedong si kecil. Kadang-kadang badan oleng ke kanan dan ke kiri, kadang-kadang kita tertawa, kadang-kadang kakak beradik saling mencolek.

Dalam perjalanan itu kami melihat dua orang laki-laki naik motor. Tiba-tiba, orang yang dibonceng membuang sisa rokok yang masih mengepul asapnya. Di tengah jalan pula. Sungguh tontonan yang tidak menarik. Saat itu juga saya bercerita panjang lebar tentang akibat buruk perbuatan tersebut.

Dalam hati saya jengkel sekali. Seenaknya saja menyebar bahaya di tengah jalan. Sungguh orang yang tak tahu dan tak mau tahu bahaya yang akan ditimbulkan oleh sisa rokok yang masih terbakar. Mereka tidak peduli lagi akan keselamatan orang lain dan lingkungan.

Ternyata banyak orang (laki-laki) yang suka seenaknya membuang sisa rokok sembarangan. seringkali di kendaraan umum, di jalan, di sungai, ah dimana mereka mau. Pernah suatu malam terjadi kebakaran di lahan kosong yang banyak ditumbuhi tanaman liar. kebakaran tersebut asalnya dari seseorang yang melempar sisa rokok ke tanaman yang mengering. Api perlahan menyala lalu membesar dan makin besar. Untunglah seorang keluarga berhasil memadamkan bersama tetangga-tetangganya.

Berbahaya bukan!

No comments :

Post a Comment

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!