Thursday, January 5, 2017

Setiya Aji Flower Farm: Spot Foto Cantik di Semarang





Assalamualaikum,

Jika sedang berada di Semarang, tak ada salahnya untuk mampir ke Setiya Aji Flower Farm. Terletak di dusun Ngasem, desa Jetis, Bandungan, Semarang. Lokasi wisata bunga ini masuk ke perkampungan warga. Jangan heran jika kita akan bertemu dengan jalan-jalan sempit ala perkampungan.



Sebenarnya saya cukup kesulitan untuk menemukan tempat ini. Sudah lama sekali saya tidak ke Bandungan. Tidak hafal jalan. Tengok kanan kiri jalan melihat pemandangan sekitar. Sudah banyak yang berubah. Bandungan yang berhawa sejuk cocok menjadi destinasi wisata alam yang menyenangkan.



Ehm...lokasi wisata ini tidak menetap di satu tempat. Menurut penuturan warga dan juga pengurusnya, hanya kebun-kebun yang sedang berbunga saja yang bisa dikunjungi. Jadi lokasinya bisa berpindah-pindah. Tapi tenang, masih dalam satu desa dan selalu ada petunjuknya di jalan.



Untuk mengetahui kebun mana yang boleh dikunjungi gampang sekali. Mulai masuk gang sudah ada petunjuknya hingga tiba di lokasi wisata. Gara-gara tidak hafal jalan inilah, suami saya cukup terkejut ketika harus berhenti di tikungan, menanjak pula. Maklumlah, Bandungan terletak di kaki gunung Ungaran, jadi jalannya naik (turun), berliku pula.

Saya girang ketika berhasil tiba di lokasi. Sayangnya tidak ada tempat parkir yang memadai. Jadi untuk memarkir kendaraan, kita diarahkan ke halaman rumah warga. Termasuk jika membawa mobil. Jalannya sudah sempit, mau masuk dan keluar susah.



Setelah urusan parkir beres, waktunya melihat bunga-bunga krisan yang bermekaran. Di Setiya Aji Flower farm ini teman-teman bisa melihat bermacam-macam bunga krisan, baik bentuk maupun warnanya. Cantik-cantik! Sayang bukan, kalau melewatkan begitu saja.



Note:


  • Pengunjung dilarang memetik bunga.
  • Pengunjung dilarang menginjak tanaman.



Jadi disini teman-teman hanya diperbolehkan  melihat-lihat, berfoto dan menyentuh bunga. Sepanjang yang saya lihat kebanyakan pengunjungnya adalah para remaja. Semuanya pasti menenteng handphone maupun kamera untuk mencari spot-spot menarik untuk selfie maupun wifie.



Kalau menurut saya, yang menarik ya bunganya. Tepat ketika mekar bunga-bunga ini tampak cantik. Tak heran jika para pengunjung selalu mengabadikan moment ketika berdekatan dengan bunga-bunga ini. Saya sampai kesulitan melangkah karena harus menunggu para pengunjung yang berfoto.




Tiket

Tidak ada tiket yang berupa karcis sebagai tanda masuk. Tapi begitu mau masuk kita disuruh membayar. Kami (berlima) membayar Rp 30.000. Per orangnya Rp 7.500. Selama saya jalan-jalan ke tempat-tempat seperti ini, biasanya anak saya yang paling kecil tidak dihitung. Anggap saja bonus ya!

Note:

Untuk mendapatkan foto-foto bagus sebaiknya datang di pagi hari. Di saat belum banyak pengunjung yang datang sehingga bisa leluasa menjelajahi kebun bunga. Dan udara masih sejuk.

Saat pengunjung mulai berdatangan, kita bakal kesulitan mencari tempat untuk berpijak. Yeah, tempatnya tidak begitu luas. Pengunjung bisa berdesakan melewati jalan kecil yang penuh dengan rumput liar. Sebenarnya tidak disediakan jalan, cuma sedikit gundukan tanah untuk lewat. Semacam pematang seperti di sawah, ladang. Disampingnya ada parit. Jalan ini hanya cukup untuk satu orang, mesti hati-hati.



Di setiap kebun bunga dikelilingi oleh tali dan pagar bambu. Dalam satu kebun berisi satu macam bunga. Misalnya dalam satu kebun, bunga berwarna putih ya putih semua. Kalaupun ada yang tercampur, paling cuma beberapa saja. 



Meskipun sudah diberi pembatas berupa tali, tetap saja ada tanaman yang terinjak. Mungkin karena jalannya sempit. Orang-orang yang lewat tanpa/dengan sadar menginjak tanaman. Apalagi kalau berpapasan dengan pengunjung lain. Mau tidak mau harus menyingkir atau memiringkan badan demi memberi jalan.



Tak butuh waktu lama berada di lokasi wisata ini. Anak-anak saya, laki-laki semua, merasa jenuh. Katanya tempat ini hanya untuk saya (wanita). Iya, wanita yang identik dengan bunga. Hahaha...Padahal pengunjung laki-laki juga tak kalah banyak. Biasanya yang seperti ini bersama pasangannya. Ugh...mungkin saya yang salah tempat. Membawa anak-anak ke tempat yang romantis. Ehm...tempatnya tidak romantis, tapi bunganya yang membuat tempat ini menjadi romantis.

Fasilitas umum:

Karena ini adalah kebun bunga, seperti kebun-kebun pada umumnya, terletak di dalam kampung, jadi jangan heran kalau tidak tersedia fasilitas umum. Masih alami


 Bagaimana teman-teman, cantik bukan bunganya?

^_^
Comments
30 Comments

30 comments:

  1. Waduh, cantik2 amat bunganya.. untung waktu kemaren ke Semarang ngga kesini hihihi bukan apa2 Raya doyan banget metikin bunga, liat bunga cantik2 gitu tangannya pasti gratilan pengen metik XD

    ReplyDelete
  2. huaaaaaa....dulu di jogja ada kayak gini di jalan kaliurang. akhir taun lalu ke sana eh udah berubah dan tinggal sisa lahan yg kering kerontang :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang pernah rame itu ya.

      Semoga kebun bunga ini tetap terjaga.

      Delete
  3. Keren banget tempatnya.. Cantik dan asri dan instagramable banget.. :")

    ReplyDelete
  4. WOW keren Mbaa! itu bunga-bunganya cantik banget deh!

    btw kalo dengar nama bunga krisan, yang ada di pikiran saya hanya 1 yaitu film-nya Choi Yong Fat (bener gak tulisannya), Gong Li sama Jay Chou :)

    ReplyDelete
  5. ajibbbb, cantik-cantik bunganya
    Mesti pagi ya kesini, eh tapi kapan2 saya bisa ke tempat ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayuk, cari bunga cantik dan cekrek-cekrek...

      Delete
  6. Wah ini yang lagi hits itu ya mba di Semarang X') bagus banget kebun bunganya owo)b tapi kalo misal masih anget-angetnya gini biasanya susah buanget ya buat cari spot bagus gara2 penuh pengunjung :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan banyak lagi, mulai dari kendaraan yang susah parkir hingga susah mo foto-foto. Backgroundnya kebanyakan pengunjung-pengunjung lain.

      Delete
  7. Cakep-cakep 😍😍

    Makasih infonya Mba.. Smg bs kesana, baru tahu kalau tempatnya pindah2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa menikmati keindahan bunga krisan di kebunnya.

      Delete
  8. sering lihat temen2 posting instagram disini tp gatau kenapa ga minat kesana karena....pasti rame dan bener tempatnya gak terlalu luas hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cari waktu pas sepi, bukan liburan, biar tidak berdesakan....

      Delete
  9. Subhanalloh cantik bunganya, makasih infonya, sudah lama saya pengen kesini, nyari dimana ya lokasinya, ternyata setiaji farm ya di Bandungan, karena pernah ke Bandungan hanya nemu yang jual bunganya saja 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada petunjuknya di jalan-jalan.

      Semoga bisa melihat bunga-bunga krisan yang mekar.

      Delete
  10. Saya termasuk pecinta tanaman, tempat ini pasti jadi rujukan pertama bila main ke Semarang

    ReplyDelete
  11. Foto bungannya keren mbak. Bunganya pun cantik-cantik. Coba di Batu dibuat model begini pasti bagus ya, di sana juga banyak kebun bunga, sayangnya hanya dikelola untuk petani dan tidak untuk umum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya, banyak kebun bunga di Batu... Kalau untuk umum pasti bayar...hehehe..


      Delete
  12. cantik banget bunganya, di wilayah puncak juga ada tempat seperti ini mbak

    ReplyDelete
  13. Kayak di taman Begonia Lembang ini :D Berfoto bareng bunga2 emang cewek banget sih ya :D

    ReplyDelete
  14. cantiiiik, aku slalu betah kalo dtg ke taman2 bunga begini mbak ... adeeem mata ngeliatnya :)... kalo dr foto, kliatannya memang taman bunga ini lbh terawat yaaa.. sampe dikasih batasan walo ttp kdg msh keinjak bunganya .. tp moga2 ga parah, jd msh ttp kliatan cantik dan rapi :)..kpn2 kalo kesana aku pasti mampir ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama ya mba Fanny. Kebun bunga ini bikin adem lihatnya.

      Delete
  15. Berkali-kali ke Semarang, saya belum sekalipun ke daerah Bandungan. Next tampaknya kudu nih!

    ReplyDelete

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!

COPYRIGHT © 2017 · LOVELY MOM | THEME BY RUMAH ES