Thursday, June 22, 2017

Toko Oleh-Oleh Khas Tuban






Salah satu kenangan setelah berkunjung ke suatu daerah adalah makanan khasnya. Anggap saja sedang bernostalgia ke kampung halaman. Menikmati makanan yang dulu sangat dihafal oleh lidah.


Tapi kemudian, takdir mengantarkan kita menjelajah bumi Allah yang luas ini. Makanan khas kampung halaman seolah tenggelam oleh hiruk-pikuk dunia. Lalu ketika ada kesempatan untuk sekedar mudik, rasanya ingin memborong semua yang pernah mengisi masa kecil. Ya, mencari oleh-oleh saja untuk dibawa pulang adalah salah satu solusinya.

Bagaimana dengan kota Tuban yang terletak di jalur pantura? Cukup mudahkah menemukan toko yang menjual oleh-oleh disini?

Mudah! Kita bisa mampir di jalan yang kita lalui, jalur pantura. Sambil menikmati desiran angin laut, mampi saja ke toko oleh-olehnya.



Di mulai dari jalur pantura ada toko Asih, toko Ana, Rest Area (bekas terminal bus). Nah di toko-toko tersebut kita bisa mendapatkan macam-macam makanan khas Tuban. Sebut saja ikan asin beserta olahannya, terasi, petis, kerupuk, dan aneka snack.

Toko Asih merupakan jujugan orang-orang Tuban yang merantau. Seperti bulik, paklik saya kalau mudik pasti mencari oleh-oleh disini. Karena memang sudah lama berdiri, sudah lama dikenal masyarakat.



Makanan yang paling sering dicari di toko Asih adalah ikan asin. Kalau orang Tuban menyebutnya iwak gereh. Ikan yang dijual bermacam-macam jenis dan ukuran. Pengolahannya cukup mudah dengan menggoreng.

Selain ikan asin ada juga cumi krispi, macam-macam olahan teri, abon daging sapi hingga tuna, dll. Demikian juga dengan kerupuk. Sebagian besar adalah kerupuk udang. Tapi merk, ukuran dan harga berbeda-beda. Ada juga kerupuk ikan, cumi, dsb, rasanya gurih ada juga yang cenderung asin.



Kali ini saya mencoba cumi krispi. Teksturnya garing, renyah dan minyaknya tidak terasa. Seperti rengginang, kriuk-kriuk. Untuk rasa, gurih. Saya kok merasa lebih cocok dijadikan camilan saja. Ngemil sambil nonton atau ngobrol bareng anak-anak.  

Selain itu ada kecap cap Laron. Kecap ini kental dan manis. Cocok buat yang suka rasa lebih manis. Tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk refill.

Ada yang suka rengginang? Ada banyak pilihan rengginang disini. Untuk rasa tersedia rengginang ikan, udang, bawang dan manis. Rengginang ini terdapat dua kemasan, toples dan ekonomis.



Beberapa produk yang dijual adalah hasil produksi sendiri. Untuk tempat produksi di belakang toko. Contohnya produknya adalah terasi dan petis. Biasanya ada cap “Asih”  pada produknya. Selebihnya berasal dari luar. Bahkan ada produk dari luar kota juga seperti Bandeng Juwana.

Selain makanan yang yang mengandung sea food, saya menemukan olahan belimbing Tasikmadu. Belimbing  ini manis banget. Nah, dengan adanya olahan belimbing ini bisa dijadikan oleh-oleh juga. Manisan belimbing Madu  diproduksi oleh UKM Putri Madu, Tasikmadu, Palang, Tuban. Rasa manis belimbingnya masih terasa kuat, tapi tekstur belimbing menjadi lebih empuk. Sayangnya ada biji-biji yang menyertainya.


Dengan kemasan ekonomis, sangat praktis dan gampang dibawa bepergian. Dalam satu bungkus ada 6 buah manisan @100 gr.

Kalau kita belanja dalam jumlah banyak bisa minta dimasukkan ke dalam kardus. Untuk kardusnya juga tersedia dalam beberapa ukuran. Barang-barang akan lebih aman ketika dibawa bepergian.




Di toko Asih menjual baju dan kain batik Gedog. Juga cindera mata khas Tuban yaitu ongkek, semacam tempat untuk menjual arak dengan dipikul. Dilengkapi dengan sandal dan capil (topi lebar).

Nah, jika teman-teman berkunjung ke Tuban, atau sekedar lewat jalur pantura, silakan mampir dan belanja oleh-olehnya. Berikut adalah daftar toko oleh-oleh di Tuban:



  1. Toko Asih Alamat: jl. RE. Martadinata 13 Tuban. Telp 0356 32131
  2. Toko Ana Alamat: Jl. RE. Martadinata  (sebelahnya toko Asih)
  3. Rest Area Tuban Alamat: Terminal lama
  4. Toko Hanik Alamat: Jl. Wr. Supratman 320 Tuban
  5. Toko Trubus Alamat: Jl. Pramuka Tuban


Semoga bermanfaat!

^_^
Comments
14 Comments

14 comments:

  1. Wah jadi penasaran sama manisan belimbingnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya manis ada sepet2nya khas belimbing. Lebih segar kalau dingin.

      Delete
  2. Yang belimbing hampir mirip dg carica mb klo di tempatkuw
    Pingin petis tapi dicocolin ke tahu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di sini juga gitu mba, petis sama tahu. Tahu petis deh. Jangan lupa cabenya.

      Delete
  3. Ini niiih, yg aku suka kalo sedang mudik. Nyari toko oleh2 dan borong barang2nya yg unik :D. Walo kadang ada sih yg ternyata rasanya ga cocok ama taste kita, tp ttp puas aja udh beli. Setidaknya jd tau, ohh rasanya beginiii :D. Blm pernah ke tuban aku mba. Bisa nih disimpen dulu utk referensi kalo ksana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga pernah kek gitu. Percaya diri aja ketika belanja, eh ternyata aneh gitu. Mmungkin setiap orang subyektif ya.

      Delete
  4. Bookmark yaa mbaaak nanti kalau ke tuban tak bukaa lagi hehehe. .

    Kecap cap laronnya enak kah mbak? Dr laron ta bikinnya? Hehehe penasaran. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kecap cap laron - laron - hanya sekedar merk. Yang terkenal dan paling banyak pemakaiannya disini. Di Surabaya kayaknya sudah ada.

      Kalau menurutkan manis mba. Tapi ada teman yang bilang kemanisan. Ya, itulah, rasa dari satu orang bisa berbeda.

      Delete
  5. Oleh2nya seperti Cirebon ya. Ada terasi & ikan asinnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beginilah kalau sama-sama daerah pesisir.

      Delete
  6. padahal sering tiap tahu ke Tuban mbak ... tapi aku belanjanya di sekitar makam sunan bonang aja hehehehhehe rekomendet nih pas ke tuban insyallah aku ke toko saran dari sampean mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya, tiap tahun ke Tuban! Sebenarnya banyak tempat yang menjual oleh-oleh khas Tuban. Tapi sesuai dengan judul, saya lebih sreg memberikan rekomendasi toko-toko yang biasa dipakai jujugan orang-orang yang membeli oleh-oleh.

      Delete
  7. Ini nih bagian favorit dari jalan2. Nyari oleh-oleh khas daerah itu. Jadinya, gak perlu muterin kota buat nyari-nyari. Catet ah toko ini buat nanti kalo main ke Tuban.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mba. jalan-jalan nggak lengkap kalau belum bawa oleh-olehnya.

      Delete

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!

COPYRIGHT © 2017 · LOVELY MOM | THEME BY RUMAH ES