Friday, June 22, 2018

Spot Menarik di KenPark: Pagoda Tian Ti


pagoda tian ti


Sudah lama saya tidak main-main di pantai Surabaya. Bayangan saya tentang pantai, pasti begitu-begitu saja. Karena daerah saya pesisir, pastinya gambaran pantai sudah terekam dengan jelas. Belum lagi kalau ingat zaman kecil dulu sering diajak main ke Kenjeran. Ah, rasanya tidak mau mengulang lagi.

Baca juga Masjid Al Akbar dan Menara 99...

Tapi... beberapa tahun terakhir ini saya sering melihat teman-teman blogger yang memajang fotonya di Kenjeran. Apakah masih sama seperti dahulu?

Ketika saya mengajak ke Kenjeran dan tidak hafal jalannya, pakai saja GPS. Melewati jembatan Surabaya yang siang itu ramai pengunjung. Entahlah, zaman sekarang ada jembatan bisa banget buat pepotoan dan tempat nongkong. Hingga ada penjual minuman. Eh, saya dan suami ikut berhenti. Berdiri di tepi jembatan, melihat pantai yang tak berubah warna airnya.

jembatan surabaya


“Masak kamu mau main ke pantai kayak gini?” tanya suami.

“Bukan ini maksudku, yang ada pagoda besar itu loh.”

Yaelah, salah kan. Maksud hati bukan ke pantai tapi ke KenPark (Kenjeran Park). Sambil berharap semoga tempatnya sesuai dengan ekspektasi.

Ternyata lokasi KenPark  (Kenjeran Park) tidak jauh dari Jembatan Surabaya. Mobil melaju hingga tiba di gerbang masuk. Aroma playground sudah terlihat dari sini. Si bungsu bersorak kegirangan. Tentu dia ingin memuaskan dirinya dengan bermain.

KenPark

Di KenPark ada banyak fasilitas seperti arena kuda, sewa motor untuk anak, taman, waterpark dan pemancingan. Selain itu ada tempat ibadah umat beragama Konghucu, Budha di klenteng Sanggar Agung yang terletak di pinggir Pantai Ria Kenjeran. Dibelakang klenteng tersebut ada patung Dewi Kwan Im dan sepasang patung naga. Patung berwarna kuning keemasan ini sangat mencolok dari pinggir jalan.

gerbang pagoda tian ti


Note:

Tiket masuk Rp 20.000 untuk dua orang selanjutnya Rp 5.000 per orang.

Parkir mobil Rp 5.000

Masuk ke lokasi untuk pertama kalinya saya dibuat bingung. Maksud hati ingin parkir dekat pintu masuk karena saya melihat deretan mobil di parkir di tempat rindang. Namun, petugasnya meminta kami jalan terus.

Memang ada petunjuk buat kendaraan roda empat. Tapi lokasi ini sangat luas. Maksudnya kalau untuk jalan kaki, saya tak sanggup. Di siang yang menyengat seperti ini ingin banget duduk di bawah pohon sambil minum es degan. Suegeeer!

Berhubung kami galau, jadi mobil cuma keliling saja. Sampai juga diujung KenPark yaitu pantai. Deretan penjual makanan khas Surabaya seolah memanggil kami untuk segera mencicipi menunya. Sayangnya perut sudah kenyang.

Perjalanan selanjutnya adalah keluar. What? Bukannya mau masuk KenPark tapi kok pengen keluar? Ya, karena lokasi pagoda yang besar itu dekat pintu masuk (loket tiket). Tapi tenang, karena disini sudah ada jalurnya, jadi gampang saja. Tinggal mengikuti jalur dan sekali lagi mencari lokasi parkir.

Lokasi yang luas ini didukung dengan banyaknya warung. Setiap saya berhenti ada saja deretan warung. Bahkan ada juga warung-warung dengan model lesehan yang menghadap ke pantai. Di tempat ini rasanya seperti sedang masuk ke dalam terowongan.

Pagoda Tian Ti

pagoda tian ti


Akhirnya tiba juga di pagoda raksasa. Melihat pagoda yang berdiri megah, saya teringat foto-foto di instagram dan media sosial lainnya. Apakah karena efek kamera atau lainnya, pagoda ini terlihat begitu cantik. Rasanya sayang kalau sudah di KenPark lalu lupa untuk foto dengan backgroun pagoda.

Pagoda ini unik karena ukurannya besar dan dengan cat warna-warninya yang mencolok. Apalagi di bagian tangga yang berwarna hijau menyala (aduh hijau apakah itu).  Detail dinding pagoda juga menarik. Sayang panas menyengat, jadi saya cuma foto sebentar sambil mencari tempat yang rindang.

Bangunan Pagoda Tian Ti ini terinspirasi dari Temple of Heaven di China. Pagoda memiliki tiga bentuk bundar, terdiri dari tiga tingkat/lantai. Memiliki tinggi 58 meter dan diameter 60 meter, sebenarnya Pagoda Tian Ti lebih tinggin dan lebih besar dari aslinya. Tapi ornamen diluar maupun didalam bangunan dibuat sama dengan Temple of Heaven, termasuk warnanya.



Pengunjung bebas masuk ke Pagoda Tian Ti. Kita bisa menjelajahi bangunan pagoda dan mengagumi keindahannya. Bahkan banyak fotografer yang singgah di KenPark dan mengabadikan moment di Pagoda Tian Ti.

Atau seperti saya yang bermain-main di halaman pagoda yang luas. Demi mencari spot foto harus rela mengantre dengan mbak-mbak abege. Selain kami berlima ada sekelompok orang yang menghabiskan siang untuk acara komunitas. Lalu ada mas-mas yang sibuk main drone.

Jadi kalau dipikir-pikir saya ke KenPark itu tujuannya memang untuk melihat pagoda. Tapi begitu disini dan ingin memotret, banyak halangannya. Karena halaman yang luas, maka seringkali digunakan sebagai tempat berputarnya kereta kelinci dan mobil. Belum lagi kalau banyak yang lalu lalang dengan maksud dan tujuan yang sama dengan saya.

Happy traveling!

^_^



Comments
13 Comments

13 comments:

  1. Waah ada bangunan pagoda keren kayak di China beneran .... apik nih buat lokasi liburan dan buat berfoto.

    ReplyDelete
  2. Warna pagodanya emang cakep ya. Spot instagram banget. Hehhee. Agak sepi juga ya mba walau banyak yang lalu lalang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku nunggu sampai sepi baru foto-foto. Butuh perjuangan juga karena cuaca panas.

      Delete
  3. Mewah banget ya mba. Lebih enak kalau ke sini sore2 ya, jadi berkelilingnya akan lebih nyaman dari panas, haha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener deh. Siang itu panas banget. Rasanya menyengat tubuh.

      Delete
  4. Wow, pagodanya keren! Gak tau klw ada begini di sana. Saia baru sekali ke Tuban, cuman mampir ke Pantai Boom, Air Terjun Nglirip, Makam Sunan Bonang, Goa Akbar sama Masjid Perut Bumi.

    Eh, sama makan rajungan (aduh lupa nama tempatnya), enak banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pernah ke Tuban ya...

      Kare rajungan yang terkenal itu di jalan Manunggal. Rajungan remason, hihi..

      Delete
  5. wahh kemaren main-main ke kenjeran tidak sempat main ke pagoda ini deh. soalnya bawa sepupu yang masih kecil-kecil jadinya main ke atlantis dan pantainya aja deh..

    ReplyDelete
  6. Pagoda nya keren bangat. Sunsed juga kayaknya menawan disitu

    ReplyDelete
  7. mbak kan jelejahi pagoda, dan bebas masuk ke dalam, keadaan dalam pagoda gimana ya? penasaran, tapi ga ada dokumentasinya...

    :(

    ReplyDelete

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Mohon maaf, jika ada link hidup, anonymous atau broken link akan saya hapus!

COPYRIGHT © 2017 · LOVELY MOM | THEME BY RUMAH ES