Friday, September 21, 2018

Hotel Sapta Nawa: Hotel di Gresik Yang Adem dan Tenang

hotel sapta nawa gresik


Minggu lalu suami menghadiri undangan walimah di Gresik. Karena undangannya malam, maka kami memutuskan menginap di Gresik. Agak galau untuk memilih penginapan karena suami ingin ke Surabaya saja sekalian menyambangi anak. Tapi... kalau malam baru mencari penginapan bakal bikin capek, meski katakanlah sudah booking online.


Setelah diskusi panjang (aka debat) akhirnya pesan hotel di Gresik. Lokasi hotel ini sangat strategis. Buat yang suka jajan, bisa loh mampir ke warung-warung di depan hotel. Pokoknya banyak pilihannya deh.

Memasuki halaman hotel ada dua petunjuk, hotel Sapta Nawa 1 dan 2. Suami sudah pesan yang nomor satu. Saya sendiri kurang tahu apa bedanya. Toh, lokasinya sama. Dari pintu masuk sudah terlihat kalau hotel ini rindang.


cottage


Kalaupun belum pesan, pak satpam akan dengan senang hati mengantarkan kita ke lobby. Sementara kendaraan di parkir dulu. Nah, lokasi parkir yang didepan lobby ini kurang luas. Mepet banget dengan bangunan hotel.

Pohon-pohon besar membuat suasana hotel menjadi adem dan tenang. Demikian juga tanaman yang dipakai sebagai pagar. Hijau, bikin pandangan mata ini jadi lebih segar setelah perjalanan. Sayangnya taman kurang variasi tanaman. Mungkin jika diselingi dengan bunga warna-warni lebih cerah dan menarik.

Demikian juga dengan tanaman di area cottage. Pohon besar menghasilkan kesan rimbun dan teduh. Ketika ingin duduk santai dibawah pohon asyik saja karena tidak kepanasan. Serasa seperti di rumah.

Cottage

cottage


Saya memilih cottage karena membawa anak-anak. Ingin kamar yang agak luas. Cottage ini berukuran 26 m2.  Di depannya ada teras dengan  dua buah kursi dan meja yang langsung menghadap ke taman. Saya sebut taman saja karena banyak tanaman. Kalau ditotal luasnya 30 m2. Lumayanlah buat kami. Kamar, sekedar untuk tidur sudah cukup. Sementara anak-anak yang butuh bergerak bisa bermain di depan dan disamping cottage.

Karena letak satu cottage dengan lainnya tidak berdekatan alias ada jeda untuk halaman, membuat orang tua macam saya senang. Anak-anak bisa bermain dihalaman dengan gembira. Bahkan di belakangnya masih ada halaman. Main lempar bola disamping cottage. Pengen bulutangkis tapi tidak cukup tempatnya. Yang mau kejar-kejaran  bisa loh. Mau santai sambil baca buku apalagi. Hmmm...

cottage


Sayangnya di malam hari banyak nyamuk. Aduh, baru kali masuk hotel/cottage yang banyak nyamuknya. Mungkin ya... mungkin karena diluar banyak pohon, jadi banyak tempat persembunyian nyamuk.

Cottage ini sepertinya dibuat ramah lingkungan. Banyak jendela dengan gorden rangkap dua, warna putih yang tipis dan krem yang tebal. Bagi saya, ada jendela atau tidak, pastinya lebih nyaman ditutup saja. Saya bebas di dalam kamar tanpa takut terlihat orang dari luar.

Interiornya seperti kursi (total ada tiga kursi di dalam kamar) klasik namun tetap terawat dengan baik. Televisi dikuasai oleh anak-anak penggemar film kartun.  Yang lainnya melipir buka handphone dengan wifi yang kencang.

cottage


Fasilitas di dalamnya, standarlah, ada kulkas kecil, heater untuk membuat teh dan kopi, teve, lemari baju. Sedangkan kamar mandi dilengkapi dengan bath up. Kita bisa menggunakan air panas. Sikat gigi, pasta gigi, dan sabun batangan dengan ukuran agak besar. Biasanya kan sabun gitu kecil. Ini lebih besar sedikit. Ada juga sabun cair dan shampo.

Di dalam kamar ini disediakan satu sajadah yang terbungkus rapi dalam plastik. Kalau mau sholat di dalam kamar jadi mudah. Suami dan anak-anak memilih sholat di masjid dekat hotel. 

Disamping cottage saya ini ada musholla. Dua kran untuk mengambil air wudhu dan ruang sholat mungil untuk dua baris. Menurut saya agak sulit buat kami berjamaah disini jika jamaahnya ada laki-laki dan wanita. Ruangan terlalu sempit untuk membuat shof baru. Meskipun demikian satu shaf di ruang ini dilengkapi dengan karpet hijau bermotif.

kamar mandi


Disamping musholla ada coffee shop. Kurang tahu isinya apa, karena tidak bisa dilihat dari luar. Padahal bolak-balik saya melewatinya ketika hendak keluar hotel.

Breakfast

Kita mendapat jadah makan pagi untuk dua orang. Tidak ada kartu. Pukul 06.00 hingga 10.00. Pukul 06.30 saya dan si sulung masuk restoran. Petugas yang sudah stand by langsung mencatat nomor kamar kami.

restoran


Sunyi. Itu kesan yang saya tangkap ketika memasuki restoran yang berhadapan dengan lobby. Hanya ada dua orang yang menikmati makan pagi dengan ditemani suara televisi. Mungkin saya yang kepagian masuk kesini.

Makanan yang disajikan pagi itu adalah nasi putih, nasi goreng, bihun goreng, cap cay, krengsengan daging, sup, aneka bubur, roti, pisang goreng, puding dan buah. Untuk minuman ada jus, air putih, teh dan kopi. Kursi ditata melingkar dengan satu meja di tengahnya. Di atas meja yang diber taplak diberi vas bunga. Kesannya memang klasik tapi tetap rapi dan bersih.

restoran


Kepada petugasnya saya bertanya apakah anak kecil boleh jatah makan. Karena tidak semua hotel memiliki peraturan yang sama. Saya pikir dengan bertanya dahulu, saya lebih aman ketika mengambil menu makan pagi bersama anak-anak.

Si petugas hotel menanyakan usia anak saya. Ternyata usia 8 tahun masih boleh jatah makan pagi, gratis. Batas usia ini dari kadang tidak sama. Ada yang tidak menggunakan batas usia, namun jika ada anak kecil harus membayar separo. Ada juga yang membayarnya lebih dari separo.

breakfast


Kadang saya berpikir berapa banyak sih makanan yang bisa dihabiskan oleh anak keci. Apalagi anak saya yang makannya susah. Sekali ambil mie dan buah, sudah deh. Tidak mau menambah makanan lain. Ini kalau disuruh bayar yang lebih dari separo kan ya mahal juga. Berbeda jika si anak makannya lahap, sesuailah kalau disuruh bayar.

Jadi kadang saya siasati dengan membeli makan di luar. Seperti suami saya yang membeli nasi krawu. Bagaimanapun tinggal di hotel tidak selalu mahal. Saya mesti bisa menyiasati agar bisa tidur nyenyak dengan isi dompet yang cukup. 

Secara keseluruhan, hotel Sapta Nawa yang termasuk dalam grup Azana Hotels ini strategis dengan fasilitas yang lumayan lengkap. 




^_^
Comments
8 Comments

8 comments:

  1. sekilas, kamarnya mirip setting salah satu novelnya V. Lestari
    iya sih mbak padahal makannya anak2 ya gak seberapa ya
    kecuali untuk anak tertentu yang porsinya duhai
    btw aku suka susana hotelnya
    bener2 serasa di novel2 gitu

    ReplyDelete
  2. Waaahhhh, saya belum pernah sama sekali menginap di Gresik, gak pernah terpikirkan, ternyata ada penginapan yang kece kayak gini ya mba.
    Btw nyamuknya gak asyik banget ya, paling kesal kalau nginap di hotel banyak nyamuk, makanya kami kalau niat nginap selalu bawa raket nyamuk, lebay tapi worth it hahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyamuknya bikin bete mba. Bisa juga ya bawa raket nyamuk.

      Delete

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Well, feel free to drop any words. ^_^
Maaf, jika ada link hidup akan saya hapus!

COPYRIGHT © 2017 · LOVELY MOM | THEME BY RUMAH ES