Oleh-Oleh Khas Gresik di Bu Muzanah Store, Bandengnya Juara

by - Jumat, Juni 28, 2019

otak-otak bandeng bu muzanah store



Assalamualaikum

Tak lengkap rasanya berkunjung ke suatu daerah tanpa mencicipi makanan khasnya. Kalau memungkinkan kita bisa menikmati makanan lokal, yang belum tentu ada di daerah kita. Namun kadang waktu membuat kita tak bisa berlama-lama. Akhirnya memilih membeli oleh-oleh saja.

Gresik terkenal dengan olahan bandeng yang mudah kita jumpai. Bahkan di depan pintu pasar tradisonal bisa kita temukan bandeng presto. Ikan bandengnya dijamin empuk. Tinggal pilih yang bisa langsung dimakan atau yang butuh perlakuan khusus (alias digoreng dulu).

Itu baru di pasar. Belum lagi kalau ada bakul bandeng keliling. Tadi saja saya ditawari bandeng presto yang naik motor. Duh, masalah perbandengan di Gresik memang pusatnya. Menu bandeng lainnya masih banyak. Semoga saja saya masih memiliki kesempatan untuk mencicipi.

Tapi.... kalau kita belum paham dimana mencari oleh-oleh khas Gresik, coba deh mampir di bu Muzanah Store. Satu tempat, banyak pilihannya.

Bu Muzanah Store, toko oleh-oleh khas Gresik yang modern


bu muzanah store gresik

Kalau mau pilih praktis membeli oleh-oleh, ada deretan toko oleh-oleh di Jalan Veteran. Ini jalan menuju Surabaya. Saya sering lewat sini ketika sedang di Gresik dan mau ke Surabaya, begitu juga sebaliknya. Di jalan ini gampang menemukan berbagai oleh-oleh, namun kadang tidak fresh.

Seorang teman menyarankan untuk mampir di Bu Muzanah Store. Toko oleh-oleh yang sudah ada sejak tahun 1969. Angka tahun ini tepat berada potret Bu Muzanah. Tempatnya lebih modern dan tentu saja makanannya fresh. Sejujurnya saya baru-baru ini mampir di Bu Muzanah Store. Karena saya sering ke Gresik di hari kerja. Tentu saja susah untuk blusukan apalagi untuk wisata kuliner. Meski bolak-balik bertanya kepada teman-teman di Gresik, beberapa tempat dan menu akhirnya tinggal wacana. Ya, sudahlah, mungkin belum waktunya kulineran.

Memasuki jalan Sindujoyo terkenal sebagai pusat oleh-oleh khas Gresik seperti jenang, pudak, bandeng, kerupuk dsb di pagi hari agak susah. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Gresik. Bisa dibayangkan betapa crowded jalan-jalan disana. Apalagi kalau lagi apes, jalan ditutup sebagian. Padahal lagi naik mobil.

pudak bu muzanah store gresik


Deretan toko oleh-oleh disini menarik. Berdekatan satu sama lain. Pertama kali kesini, saya fokus membaca nama-nama toko. Setelah itu, pasti lebih mudah untuk menghafal. Bu Muzanah store berbeda dengan toko-toko didekatnya.

Tidak ada tempat parkir yang luas. Kalau mengendarai sepeda motor bisa parkir di depan toko. Sedangkan mobil bisa disamping toko. Kira-kira muat empat mobil. Tokonya sendiri tidak begitu luas. Namun karena tempatnya berAC jadi lebih nyaman.

Toko ini modelnya seperti swalayan. Pembeli bisa memilih keranjang dan mengambil barang-barang yang dibutuhkan. Mau melihat-lihat dulu juga boleh. Deretan makanan dipajang dengan rapi. Beberapa ada yang digantung, contohnya pudak dan bandeng.

pie telo bu muzanah store


Meski terkenal sebagai toko oleh-oleh khas Gresik, namun banyak juga makanan lainnya. Contohnya ikan teri, cake, pie, bakpia, macam-macam permen. Hanya saja makanan lain-lain ini kadang keberadaannya tidak pasti. Pernah saya membeli sekotak pie. Maksud hati mau mencoba dulu, kalau enak, besok kembali lagi. Eh ternyata pie sudah tidak ada.

Selain makanan ada minuman juga. Contohnya susu, legen, kunyit asam dan minuman dingin lainnya. Termasuk lengkap, ya. Kalau membawa anak-anak dan rewel minta minuman dingin, tinggal ambil dan bayar. Oh ya, ada kursi di tengah ruangan. Jadi lebih santai buat belanja disini.

Di sini saya menemukan aneka sambal seperti sambal bawang, sambal korek, sambal lorjuk, dsb. Sambal-sambal ini dikemas dalam botol tertutup dengan lapisan alumunium foil sehingga aman. Saya penasaran dengan sambal botol yang kelihatan menarik ini. Jadi saya mencoba sambal bawang yang bahan-bahannya adalah bawang, garam dan cabe.

aneka sambal bu muzanah store


Untuk sambal, seperti makanan lainnya sudah dilengkapi dengan tanggal kadaluarsa. Namun kalau sudah dibuka, hanya bisa dikonsumsi selama 1 bulan dalam suhu ruang. Kalau dalam satu bulan belum habis bagaimana? Tenang! Sambal masih bisa dikonsumsi dalam waktu lebih lama (satu tahun) dengan cara dimasukkan ke dalam kulkas.

Jika teman-teman ingin mencari oleh-oleh khas Gresik, di Bu Muzanah Store ini barangnya lengkap. Bukan saja makanan yang siap dikonsumsi saat itu namun juga makanan kering dan bahan makanan. Sebagai daerah pesisir, Gresik memiliki potensi laut yang bisa diolah menjadi makanan khas, seperti petis, keripik ikan dan kerupuk.

Biasanya daerah pesisir penghasil kerupuk. Namun perlu diingat, kerupuk tiap daerah beda secara rasa dan modelnya. Misalnya saja kerupuk udang, di Gresik dan daerah pesisir lainnya. Sama-sama kerupuk udang, namun biasanya tiap daerah memiliki keunikan sendiri. Ini pasti menarik buat dibawa sebagai buah tangan.

Nah, sewaktu melihat barang-barang di Bu Muzanah Store, ndilalah saya tertarik juga dengan macam-macam permen. Ada permen jahe hingga permen kayu putih. Kalau permen jahe sudah biasa ya. Namun tidak dengan permen kayu putih.

Otak-otak bandeng Bu Muzanah Store rasanya juara

aneka bandeng di bu muzanah store gresik


Di toko ini, area bandeng agak terpisah. Kita tidak bisa mengambil sendiri. Meski memang dipajang dengan rapi dan diberi lampu sehingga menarik, tetap ada mbak-mbak pelayannya. Kita bisa pesan kepada mbak pelayannya. Mau bandeng presto, asap, bakar, pepes, atau otak-otak. Menggoda banget! Bandeng-bandeng disini dijamin fresh.

Bandeng Bu Muzanah ini favorit banget. Rata-rata orang kesini untuk membeli bandeng. Jadi sampai ada tulisan “budayakan antri” yang ditempel di etalase itu memang karena banyak yang beli. Termasuk saya.  Pelayannya cekatan jadi kita cepat dilayani. Kalau sudah selesai tinggal bayar saja di kasir.

Tiap bandeng yang dibeli dikemas dalam box panjang. Satu box untuk satu bandeng. Untuk ukuran, tidak ada. Tapi nampaknya semua bandeng disini ukurannya sama.

Harga Bandeng

Untuk harga bandeng bervariasi. Harga mulai Ro 40.000 sampai Rp 65.000.

otak-otak bandeng bu muzanah store gresik


Saya paling suka otak-otak bandeng. Bumbunya meresap. Dagingnya terasa dan tercampur dengan bumbunya. Satu bandeng penuh isian. Agak pedas. Tapi menurut saya masih standar. Mungkin buat penggemar pedas, tidak pengaruh, ya.

Sayangnya, otak-otak ini hanya mampu bertahan selama 1 hari di suhu ruang. Kalau belum habis bagaimana? Gampang! Tinggal dimasukkan ke dalam kulkas.

Masalahnya saya sedang di Gresik dan tidak ada kulkas. Maka saya uji ketahanannya. Mau tak mau selama satu hari harus habis. Sayangnya, bandeng itu lumayan gedhe juga. Sudah dicemal-cemil saya dan anak-anak tapi belum habis juga. Mungkin karena kami tidak makan bandeng secara terus menerus, jadi tidak kunjung habis.

Awalnya sekali makan bandeng anak-anak tidak mau berhenti. Pengen lagi dan lagi. Enak. Namun ingat, makan tidak boleh berlebihan. Ya, sudah, secukupnya saja. Satu ekor bandeng bisa buat makan sampai 2 atau 3 kali bersama keluarga. Tergantung anggota keluarga juga.

Daripada mabok bandeng, saya biarkan saja sampai besok pagi. Hasilnya, bandeng masih bisa dikonsumsi untuk makan pagi. Kondisi bandeng masih baik. Saya tidak perlu memanasi atau membakar lagi. Langsung saja dikonsumsi seperti biasa. Bersama nasi hangat, aduhai enaknya.



Alamat:

Jl. Sindujoyo no. 68 Gresik, Jawa Timur
Telpon (031) 3983978
Whatsapp 082260070025

^_^





You May Also Like

10 Comments

  1. Wih, ngiler sama sambelnya. Hebat bisa bertahan setahun ya. Enak kayaknya ya bandeng olahan, apalagi harganya cuma 40-60 ribuan. Soalnya kalo gak diolah, suka trauma bau lumpur hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku memang lebih suka beli bandeng mateng daripada masak sendiri. Apalagi kalau ada banyak pilihan seperti ini. Enak.

      Hapus
  2. Wah pas banget mbaa, temen-temenku pada mau main ke Gresik terus kemarin tenya-tanya rekomendasi oleh-oleh. Aku tinggal di Surabaya sih jadi ga seberapa tau Gresik. Pernah nyobain bandeng asap khas Surabaya gak mba? Kira-kira perbandingan rasanya sama bandeng khas Gresik gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf mba, aku belum pernah nyoba bandeng asap Surabaya jadi gak bisa membandingkan.

      Hapus
  3. Duh saya sekeluarga doyan banget ma bandeng tuh.

    BalasHapus
  4. Jadi laper kalo liat bandeng. bikin kenyang

    BalasHapus
  5. banyak juga ay jenis oleh2 gresik, dulu lagi kecil sering main ke gresik ke rumah tanteku

    BalasHapus

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. Info: F untuk komen dengan akun facebook dan B untuk komen dengan akun blogger. ^_^

Mohon maaf, jika ada link hidup, anonymous atau broken link akan saya hapus!