Kenyang Makan Pangsit Mie Ayam dan Siomay Alfa, GKB

pangsit mie ayam


Assalamualaikum,

Sebagai penggemar pangsit mie/ mie pangsit (yang benar mana ya?) saya senang sekali mencoba makan mie di rumah makan hingga kaki lima. Kadang makan karena ada rekomendasi orang, tapi sering juga karena asal mencoba. Yang penting tetap memperhatikan soal rasa dan kebersihan. Walaupun makanan tersebut enak tapi kalau tempatnya tidak bersih, selera makan bakal anjlok banget.

Baca juga Gudeg Bu Yuli, Gresik.

Suami saya kalau mengajak ke GKB pasti buat kulineran. Karena disini banyak banget tempat kuliner. Sepanjang jalan bisa berderet tempat makan. Ayo, mau pilih yang mana? Bingung juga pengen mencicipi rumah makan A, tapi disebelahnya kok ramai. Atau makan yang jelas saja, yang pasti enak karena rumah makan tersebut merupakan cabang dari rumah makan terkenal.

Kali ini saya review Pangsit Mie Ayam Alfa di Gresik (GKB). Tidak ada alasan khusus mengapa kami akhirnya berhenti disini selain karena lapar. Pengen makan yang tidak berat. Pilihannya jatuh ke pangsit mie ayam Alfa.

mie ayam alfa gkb


Dari bangunan depan, rumah makan ini tampak menyolok dengan warna dinding putih, sangat kontras dengan perabot yang berwarna merah terang. Contohnya meja dan kursi. Nama rumah makan “Alfa” jelas dengan warna merah, dengan sedikit keterangan Mie Ayam dan Ayam Goreng.

Saya membaca sekilas kemudian mobil berhenti tapi tidak menemukan tempat parkir di depan rumah makan. Jalan terus disamping rumah makan Alfa, kira-kira dua atau tiga bangunan baru bisa parkir dengan santai. Yah, kalau mengendari sepeda motor, bisa lebih mudah berhenti dan parkir di depannya. Sedangkan mobil, harus mau mencari tempat yang lebih longgar.


Malam itu kami sudah capek dalam perjalanan Tuban-Gresik. Sebelum pulang ke rumah dinas Gresik, kami mampir mencari makan dulu. Nanti tiba di rumah tinggal istirahat.

dapur pangsit mie ayam alfa


Rumah makan “Alfa” ini ramai pengunjung. Mungkin inilah yang menjadikan saya ingin mencicipi mie pangsit. Ketika saya datang hampir semua kursi penuh pengunjung. Pembeli datang silih berganti. Rata-rata membawa teman atau rombongan keluarga. Kalaupun ingin membungkus untuk dibawa pulang, ya boleh, tapi selama saya makan disini kok belum menemukan.

Saya memesan pangsit mie ayam sama seperti suami. Anak bungsu saya  sepertinya mengantuk berat. Saya tanya mau pesan apa? Dia geleng-geleng. Setelah bujuk rayu akhirnya dia mengatakan ingin ayam goreng. Aduh, kalau cepat pesan kan bisa segera dilayani....

Setelah memesan makanan saya dapat nomor meja dan langsung membayar di kasir. Kami duduk di kursi dekat wastafel dengan cermin yang besar. Setiap saat saya bisa memandang wajah diri ini dari cermin.


Lebih baik memandang cermin daripada lantai. Ops, lantainya sebenarnya bersih cuma banyak tissue yang berceceran. Se sementara pelayan sedang sibuk semua, tidak ada yang memperhatikan tissue-tissue di lantai. Tapi ya janganlah menyalahkan pihak rumah makan. Bukannya pembeli juga bisa diedukasi masalah sampah (tissue)?

tempat makan


Rumah makan Pangsit Mie Ayam dilengkapi dengan toilet dan musholla. Nah, musholla itu tempatnya di bangunan sampingnya. Tidak masalah sih, tetap menyediakan tempat buat pembeli yang ingin menunaikan kewajibannya.

Entah karena pembeli yang ramai, atau karena alasan baru pesan, kami harus siap menunggu agak lama. Yang datang dulu adalah minuman. Tak apalah, minuman sebagai pembuka agar tidak bete menunggu pesanan. Kemudian makanan kami datang.

Selain meja dan kursi yang berwarna merah, mangkok dan piring juga merah. Mungkin semacam warna dasar ya, dimana-mana ketemu warna merah.

Baca juga Oleh-Oleh Gresik di Bu Muzanah Store.

Pangsit Mie Ayam Alfa Plus Siomay: Super Kenyang

Pangsit mie ayam Alfa ditaruh di mangkuk berwarna merah. Sekarang makin merah saja. Pangsit Mie ayam Alfa terdiri dari:

Mie rebus
Selada
Ayam cincang
Acar mentimun
Kulit pangsit
Irisan daun bawang dan selada

Mie yang digunakan kenyal dan dengan serat yang lebih besar daripada Pangsit Mie Depot Sundari. Menurut saya kurang lembut/empuk. Saya kurang tahu apakah mie ini homemade atau bukan.

Ayam dalam pangsit mie dipotong agak kasar dan banyak. Untuk kuah yang bening ditaruh di mangkuk kecil, terpisah. Biar lebih nendang rasa mie pangsit bisa ditambahkan saus dan sambal yang tersedia di tiap meja. Per porsi pangsit mie ayam harganya Rp 13.000.

Kalau mau menambah siomay bisa pesan sendiri. Nah, siomay ini rasa ayam. Harganya murah, per bijinya Rp 1.000. Ukurannya besar tapi yang menjadikan besar adalah kulitnya (adonan tepung) dan cukup mengenyangkan. Soal rasa biasa saja. Dengan harga segitu, rasa ayam kurang kuat. Cuma dibuat campuran sedikit saja.

Makan pangsit mie ayam plus siomay membuat saya dan suami super kenyang. Andaikan tahu kalau siomaynya seperti ini, mungkin kami pesan 2 saja. Masing-masing dari kami makan satu. Sudah cukup untuk mengobati rasa penasaran.

Ayam goreng

ayam goreng alfa


Sekalian saya review ayam gorengnya. Meski ini adalah pesanan si bungsu, saya maupun suami ikut mencicipi. Aduh, anak saya makannya super lama. Ditambah moodnya yang kacau. Makan tidak kunjung dikunyah. Rasanya pengen ikutan makan biar cepat habis dan pulang dan tidur.

Untuk ayam gorengnya menggunakan ayam kampung, empuk, bumbunya meresap gurih. Sayang sambalnya kurang nendang. Kurang pas saja. ayam goreng terdiri dari nasi, sambal, lalapan (selada dan mentimun).  Per porsi harganya Rp 20.000.

Saya cocok dengan ayam gorengnya. Sepertinya diungkep dengan bumbu laos. Ayam disajikan dengan taburan bumbu rendaman. Ketika digoreng, bumbu tersebut menjadi krispi dan rasanya gurih. 

Makan bertiga disini habis Rp 64.000. Sudah termasuk 3 minuman. 

So, buat teman-teman yang ingin kulineran di daerah GKB (Gresik Kota Baru), bisa mampir di Pangsit Mie Ayam Alfa.

^_^





6 Komentar untuk "Kenyang Makan Pangsit Mie Ayam dan Siomay Alfa, GKB"

  1. mie ayam itu makanan favoritku.. lbh milih ini drpd bakso. sayangnyaaa, even di jkt susah nyari mie ayam yg bener2 enak... kalo banyak sih ga ush dibilang, hanya ga semuanya enak ;p... fav ku kalo mie ayam itu hrs ada jamurnya mba hahahaha.. trus mienya sendiri walo dimakan gitu aja tanpa apa2, biasanya ada aroma dan rasa krn diaduk ama minyak wijen.itu yg aku suka..

    sbnrnya penasaran ama mie ayam yg ada di jogja.. banyak bgt juga dan kalo baca review temen2 yg prnh nulisin mie ayam jogja, kok bikin penasaran :D.. Yg di gresik aku juga blm prnh coba.. tiap kali kesana tujuan utama slalu nasi krawu hahaha..

    BalasHapus
  2. Waaa makasih rekomendasinya.. Aku belom pernah ke Gresik, baca blog ini yang penuh rekomendasi tentang Gresik dan Cepu jadi pengen ke sana.. :D

    BalasHapus
  3. Ini langganan kalau lagi pulang kampung, pasti mampir kesini buat makan �� recommended baget

    BalasHapus
  4. saya liat foto2nya malah auto lapar, bikin ngiler keliatanya

    BalasHapus
  5. dulu aku jg suka kulineran di jawa timur di sby..byk bgt kuliner enak bahkan yg warung-warung biasa..

    BalasHapus

Taraa! Akhirnya tiba disini. Terima kasih Anda telah membaca blogpost ini. ^_^

Mohon maaf, jika ada link hidup, anonymous atau broken link akan saya hapus!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel